Karya Ilmiah

Tinjauan Kuat Geser Tanah Lempung Menggunakan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Dengan Variasi Diamet

Admin | Sabtu, 20 Oktober 2016 - 10:25:43 WIB | dibaca: 17 pembaca

Berdasarkan hasil penelitian Wiqoyah (2003) tanah Tanon merupakan tanah lempung. Persentase lolos saringan Nomor 200 tanah lempung ini sebesar 94,13%, batas cair (LL) = 88,03%, indeks plastisitas (IP) = 49,44%. Berdasarkan system American Association Of State Highway And Transportation Officials (AASHTO), tanah lempung Tanon termasuk kedalam kelompok A-7-5 dan berdasarkan klasifikasi Unified Soil Classification System (USCS) termasuk ke dalam kelompok CH yaitu lempung anorganik dengan plastisitas tinggi. Berdasarkan contoh penelitian diatas bahwa Stabilisasi dengan kapur dapat memperbaiki kondisi tanah, namun sejauh ini belum diketahui bagaimana pengaruh variasi diameter butiran terhadap stabilisasi tanah tersebut. Pada penelitian ini dilakukan percobaan dengan menggunakan berbagai variasi diameter butiran tanah yaitu lolos saringan No. 4, lolos saringan No. 30 dan lolos saringan No. 50, hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah variasi diameter butiran berpengaruh terhadap sifat fisis dan mekanis tanah lempung tersebut. Dalam penelitian ini pengujian yang dilakukan meliputi sifat fisis tanah campuran dan uji DST (Direct Shear Test) dengan penambahan kapur sebesar 2.5% dan 5% dari berat sampel. Hasil pengujian sifat fisis tanah campuran didapatkan nilai kadar air, berat jenis (specific gravity), batas cair dan indeks plastisitas turun, sedangkan nilai batas plastis dan batas susut naik. Hasil pengujian tanah campuran diklasifikasikan menurut sistem AASHTO, termasuk kelompok A-7-5, sedangkan menurut sistem USCS, tanah lempung + kapur 2,5% masuk ke dalam kelompok CH dan tanah lempung + kapur 5% termasuk ke dalam kelompok MH. Hasil pengujian sifat mekanis berupa pengujian standar Proctor dan pengujian DST (Direct Shear Test), dari pengujian standar Proctor menunjukkan adanya penurunan berat volume kering dan penurunan terbesar terjadi pada tanah lolos No. 50 + kapur 5% dengan nilai berat volume kering sebesar 1,062 gr/cm3, untuk kadar air optimum peningkatan terbesar terjadi pada tanah lolos saringan No. 4 pada penambahan kapur 5% dengan hasil kadar air optimum sebesar 32,46%. Hasil pengujian DST (Direct Shear Test) mengalami peningkatan, peningkatan terbesar terjadi pada tanah lolos saringan No. 4 pada penambahan kapur 5% dengan nilai tegangan geser (τ) 0,677 kg/cm2. (Lintang Bayu Praboto)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)