Karya Ilmiah

Pengaruh Batuan Alami Dalam Agregat Kasar Pada hrs Terhadap Sifat Marshall Dan Nilai Struktural

Admin | Sabtu, 30 November 2016 - 10:31:30 WIB | dibaca: 39 pembaca

Agregat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas campuran perkerasan. Permasalahan terjadi saat pengolahan dari bongkahan batu besar untuk menjadi agregat kasar, tidak jarang masih ada batuan alami yang tidak ikut terpecah saat proses pemecahan. Selain karena saat proses pemecahan, batu alami dapat juga tercampur dengan tidak sengaja saat penimbunan di Asphalt Mixing Plan.Tujuan dari penelitian iniuntuk mengetahui pengaruh batuan alami di dalam campuran perkerasan dan mengetahui batasan maksimal batuan alami yang dapat ditoleransi untuk tercampur sebagai agregat kasar.

            Penelitian ini melakukan pengujian campuran beraspal (Hot Mix) dengan metode Marshall Tahap I, Marshall Tahap II, dan perhitungan nilai struktural. Pengujian Marshall Tahap I untuk menentukan nilai kadar aspal optimum (KAO) dengan variasi kadar aspal: 5,5%; 6,0%; 6,5%; 7,0%; 7,5%;dan 8,0%. Pengujian Marshall Tahap II adalah menguji 5 variasi kadar batuan alami yaitu sebanyak 0%; 5%; 10%; 15%;dan 20% dari total agregat kasar menggunakan Kadar Aspal Optimum. Proses evaluasi kedua tahap tersebut menggunakan nilai-nilai karakteristik Marshall, yaitu: Marshall Stability, Flow, VIM, VMA, VFWA, dan Marshall Quotient  sehingga didapatkan hasil karakteristik Marshall pada campuran tersebut. Perhitungan nilai struktural dilakukan dengan variasi kecepatan kendaraan rencana sebesar: 5 km/jam; 10 km/jam;dan 15 km/jam.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa tercampurnya batuan alami ke dalam  campuran perkerasan sebagai agregat kasar mengakibatkan nilai karakteristik Marshall dan nilai struktural padacampuran HRS-Base gradasi senjang semakin menurun. Pada karakteristik Marshall didapat hasil batuan alami maksimal sebesar 14,6%, pada  nilai VIM  batas yang memenuhi spesifikasi sebesar 14,6%, sedangkan untuk propertis Marshall lainya memenuhi spesifikasi sampai dengan kadar batuan alami 20%. Hasil analisa nilai struktural didapat per variasi batu alami yaitu: 0,239; 0,229; 0,229; 0,224;dan 0,224. (Agus Arifiyanto)










Komentar Via Website : 1
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)