Karya Ilmiah

PENGARUH UKURAN MAKSIMUM DAN NILAI KEKERASANAGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL

Admin | Sabtu, 22 Oktober 2016 - 10:27:11 WIB | dibaca: 30 pembaca

Beton adalah bahan bangunan yang telah lama dikenal di Indonesia. Telah banyak penelitian tentang beton yang telah dilakukan. Adapaun penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat kekerasan agregat kasar terhadap kuat tekan beton, serta mengetahui pada fas dan diameter berapa yang menghasilkan nilai kuat tekan beton yang maksimal pada umur 28 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mendapatkan data-data hasil penelitian yang diperlukan untuk keperluan pembahasan masalah yang ada. Perhitungan perancangan adukan beton menggunakan metode SNI 03-2834-2000, dan pengujiannya dilaksanakan di Laboratorium Bahan Bangunan, Jurussan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jenis pengujian yang dilakukan meliputi pengujian kuat tekan beton pada umur beton 28 hari. Benda uji dibuat dengan fas 0.50, 0.60, diameter agregat 20 mm, dan 40 mm. Berdasarkan data yang diperoleh dari dari pengujian kuat tekan beton, kuat tekanbeton optimal dapat diperoleh pada agregat asal Kulonprogo dengan diameter agregat 20 mm dan fas 0.50, kekerasan agregat kasar diperiksa dengan mesin Los Anggelos, dengan syarat agregat tidak boleh kehilangan berat lebih dari 50 %. Dari pengujian ini didapat keausan agregat asal Kulonprogo = 23.5 %, didapat kuat tekan rata rata = 36.90 MPa sedangkan agregat dari Wonogiri keausannya = 25.5 % didapat kuat tekan rata-rata 29.07 MPa, sedangkan keausan agregat asal Sragen = 31.4 % dan didapat kuat tekan rata-rata 24.83 MPa. (Silvia R)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)